SELAMAT DATANG

DI WEBSITE PA-AMURANG.GO.ID

Whistleblowing System

Whistleblowing System adalah Sistem Informasi Pengaduan Yang Untuk Anda Yang Memiliki Informasi dan Ingin Melaporkan Suatu Perbuatan Yang Mengindikasikan Terjadinya Pelanggaran di Lingkungan Mahkamah Agung RI dan Badan Peradilan Dibawahnya

SIPP

Para Pencari Keadilan silahkan menelusuri perkara anda secara online pada aplikasi Sistem Informasi Penelusuran Perkara yang merupakan aplikasi resmi Mahkamah Agung dan telah digunakan di seluruh Pengadilan Agama di Indonesia

previous arrow
next arrow
Slider
 jadwal sidang  sipp  Siwas  e court
Pengadilan Agama memberikan kemudahan akses informasi jadwal sidang untuk para pihak yang sedang berperkara. Melalui Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP), anda akan mengetahui tahapan, status dan riwayat perkara. SIWAS adalah aplikasi pengaduan yang disediakan oleh Badan Pengawasan Mahkamah Agung Republik Indonesia. Layanan Pendaftaran Perkara, Taksiran Panjar Biaya Perkara, Pembayaran dan Pemanggilan yang dilakukan Secara Online.

Waspadai Penipuan Bermodus Mutasi dan Promosi

Jakarta | badilag.mahkamahagung.go.id (31/07/2017)

Direktur Jenderal Badan Peradilan Agama Dr. H. AbdulManaf, M.H. melalui pesan singkatnya ke redaktur badilag.mahkamahagung.go.id kembali mengingatkan kepada pegawai di lingkungan peradilan agama agar tidak mempercayai oknum yang menjanjikan bantuan terkait promosi dan mutasi pegawai terutama hakim.

Itu disampaikannya mengingat kembali maraknya modus penipuan terkait dengan janji mutasi dan promosi dengan mengatasnamakan pimpinan Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama beberapa hari terakhir ini.

Modusnya pelaku penipuan menelepon pegawai (hakim) yang menjadi sasarannya dengan menjanjikan promosi atau mutasi dengan terlebih dahulu meminta sejumlah uang untuk memperlacar proses promosi atau mutase tersebut.

“Dua nama yang dicatut yaitu Dirjen dan Direktur Pembinaan Tenaga Teknis Peradilan Agama,” ungkap Abdul Manaf disela kunjungannya ke PTA Kupang, Senin (31/07/2017).

Dirjen menegaskan bahwa Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama tidak melakukan pungutan dalam bentuk apapun terkat promosi dan mutase pegawai terutama hakim karena pekerjaan itu sudah menjadi tugas pokok dan fungsi Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama.

“Kami minta juga kepada seluruh pegawai di lingkungan peradilan agama untuk meningkatkan kewaspadaan. Apabila mengalami hal seperti itu, kami minta untuk tidak mengindahkannya dan segera melapor ke atasannya,” katanya. (hirpan hilmi)